HUMANIORA

Dr. Adi Haryo Wibisono: Menyambung Kepentingan Rakyat kepada Pemerintah melalui Agroekonomi

Ajiraga Muhammad 257 hari yang lalu Dilihat 7,368 kali
Dr. Adi Haryo Wibisono, tokoh agroekonomi yang akan menggerakkan masyarakat di Indonesia Timur untuk mencapai swasembada.

TERUPDATE.BIZ.ID – Agroekonomi merupakan cabang keilmuan yang menggabungkan antara agrikultur dan ekonomi. Salah satu tokoh agroekonomi nasional yang mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan pangan Indonesia adalah Dr. Adi Haryo Wibisono.

Dimulai dengan kiprahnya sebagai pengusaha sawit dan beberapa lini bisnis lain, Dr. Adi Haryo Wibisono yang akrab disapa Mas Awe kini melakukan penetrasi ke industri pangan melalui program nasional pemerintah yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai operator puluhan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Indonesia Timur di antaranya Kaltara, Malut, dan Papua.

Beliau bergabung dengan organisasi Himpunan Desa Mandiri Indonesia (HDMI) sebagai Wakil Ketua Harian dan berencana akan berinovasi dengan membangun wahana inkubasi gerakan masyarakat dalam rangka meningkatkan potensi lahan dan sumberdaya masyarakat wilayah Indonesia Timur.

“Kami berencana mendukung program ketahanan pangan nasional untuk sekaligus mendukung program gubernur mencapai swasembada. Optimasi penggunaan lahan, SDM lokal, serta penggalian sumber daya potensi lainnya menjadi fokus Kita. Harapannya, Saya juga bisa memberikan rekomendasi kebijakan nasional kepada pemerintah di pusat melalui Kemenko Pangan, BGN, dan Kementan sebagai referensi penunjang. Semoga bermanfaat.”, ujarnya saat ditemui di sela-sela acara kunjungan HDMI ke beberapa SPPG di Malut.

Tambahnya, “Nanti di Jakarta, saya akan kembali meneruskan penelitian terkait ketahanan pangan skala nasional. Saya juga segera mendeklarasikan gerakan sosial untuk memberikan penyuluhan pentingnya ketahanan pangan. Mungkin, jika sudah waktunya Saya pun akan segera meluncurkan buku.”

“Melalui gerakan sosial, saya akan mudah mengindentifikasi masalah, menghimpun data primer, yang kemudian dianalisis menjadi suatu tesis yang kemudian akan saya sampaikan ke pemerintah pusat. Doakan saja, gerakan ini akan memberikan dampak positif dan masif di masyarakat.”, harapnya. (***)

Berita Lainnya